Berita Berita KADIN Pangandaran
PENTINGNYA TEKNOLOGI "E-COMMERCE' BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)

PENTINGNYA  TEKNOLOGI "E-COMMERCE' BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM)

Di era modern dan persaingan global informasi bergerak sangat cepat dan menjadi pelaku bisnis untuk memenangkan persaingan. Internet melalui e- commerce membuka peluang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memasarkan dan menumbuhkan jaringan usaha di seluruh belahan dunia usaha. Untuk itu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dituntut menjadi bagian dari teknologi internet dalam komunitas global dengan pemanfaatan teknologi informasi melalui e-commerce, jika mereka tidak mengikuti perkembangan teknologi Internet maka informasi akan tertinggal jauh dan kalah dalam persaingan.

E-commerce merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memasarkan produknya intu sangat lah penting,selain dapat memperluas akses pasar. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) harus melihat manfaat e-commerce untuk akses pasar secara mudah dan effisien seiring era globalisasi yang pasti akan dihadapi. Kondisi ini menuntut Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memilih yang efektif dan mengenai sasaran. Pemasaran melalui e-commerce membuat pelaku bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat langsung berkomunikasi dengan pembelinya, sehingga mereka dapat memproleh keuntungan yang lebih besar.

E-commerce untuk pemasaran produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat memproleh manfaat serta keuntungan karena lebih murah dan effisien. Selain itu e-commerce juga memiliki akses tanpa batas, saat sebuah bisnis memiliki alamat di internet, apa yang ditampilkan dalam internet dapat diakses oleh pengunjung dari belahan dunia manapun selama didaerah tersebut memiliki akses internet. Semakin sering alamat tersebut dikunjungi, semakin besar pula potensi untuk memperoleh pendapatan.

Namun demikian pengguna layanan pasar online sebagian besar di isi oleh UKM-UKM yang berdomisili di perkotaan dan relatif terbatas jumlah UKM dari daerah yang memanfaatkan fasilitas pasar online. Salah satu penyedia layanan pasar online (marketplace)

Kita butuh perhimpunan yang mempasilitasi teman teman UMKM untuk bisa bersaing di dunia penjualan secara online ini, Para pelaku usaha di pangandaran di harapkan bisa belajar dan mengikuti teknologi penjualan secara elektronik kedepan para umkm Pangandaran bisa bersama sama melakukan penjualan berbasis e-commerce untuk mendapatkan akses kepasar yang lebih luas baik nasional maupun internasional melalui layanan pasar online untuk itu kita kirim beberapa orang ke bandung dan jakarta untuk mengikuti pelatihan tersebut,maaf kita hanya mampu kirim tahap ke dua ini hanya 6 orang maklum keterbatasan anggaran alhamdulillah ini swadaya semuanya. Ujar Teddy Sonjaya Ketua Kamar Dagang dan Industri KADIN Pangandaran.

Selain dari penyediaan layanan pemasaran berbasis online juga memilki misi untuk membangun kapasitas pengusaha lokal melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangn usaha baik secara langsung (offline) maupun secara online melalui fasilitas eLearning.Ujar Dr Maya M wkl Ketua bidang pemberdayaan kadin Pangandaran.

Disamping itu KADIN Pangandaran juga, sedang dan akan menyediakan fasilitas layanan standarisasi produk untuk meningkatkan kualitas produk-produk UKM di Pangandaran bersama BDC Pangandaran dan Rumah kreatif Pangandaran.

Sumber//Data desa//fahmi h 





Berita Berita KADIN Pangandaran Lainnya
KADIN PANGANDARAN BERHARAP BISA BUKA PUSAT PELATIHAN BISNIS UMKM
KADIN PANGANDARAN BERHARAP BISA BUKA PUSAT PELATIHAN BISNIS UMKM
Senin, 29 Mei 2017 13:44 WIB
Berharap kedepan kita adakan Inkubator Bisnis dimana sebuah tempat para pelaku usaha kecil (UMKM/wira Usaha) dapat belajar banyak hal tentang cara mengelola sebuah usaha kecil secara lenkap,sederhana dan mudah,Konsep ini di bangun karena mengingat selama ini sebagian besar UMKM lahir dan tumbuh dengan sendirinya (by accident, not by design) ada UMKM yang lahir secara sehat,banyak yang lahir kurang sehat, ada yang belum cukup umur untuk di lahirkan tapi terpaksa harus lahir menjadi UMKM ‘’prematur’’ yang memerulkan incubator untuk memberikan daya dukung kehidupan sehingga sang bayi UMKM mampu hidup sehat’’ Ujar Teddy Sonjaya Ketua Kadin Pangandaran
KADIN MENSOSIALISASIKAN PRODUK UMKM BERSAMA PGRI KAB PANGANDARAN
KADIN MENSOSIALISASIKAN PRODUK UMKM BERSAMA PGRI KAB PANGANDARAN
Minggu, 21 Mei 2017 00:50 WIB
Kamar Dagang dan Industri KADIN Kab Pangandaran juga berharap, bermitra dengan PGRI lewat koprasi,tentu ini bisa meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat, khususnya para UKM di Kabupaten Pangandaran,Harapan kami seperti yang di sampaikan kepala Dinas Pendidikan kebudayaan dan Olahraga Bpk H Surman Mpd dalam sambutanya berharap PGRI bisa berfartisipasi memajukan perekonomian masyarakat termasuk anggota PGRI itu sendiri.tentu juga sekalian memasarkan produk khas Pangandaran yang sudah layak dan baik serta di kenal di luar daerah,
KADIN LAKUKAN TERUS PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK BERKWALITAS
KADIN LAKUKAN TERUS PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK BERKWALITAS
Selasa, 18 April 2017 13:44 WIB
Dr mayasari wakil ketua bidang pemberdayaan Kadin Pangandaran di dampingi Alpa Edison, Tenaga Ahli Kapasitas Produk Pangandaran berharap dalam pelatihan teknik informasi ini diolah menggunakan triangulasi dengan mengelompokkan data, lalu untuk memperdalam peneliti menggunakan teori-teori yang membahas tentang inovasi produk, lalu menggabungkan semua informasi yang ada dengan kenyataan yang ada di lapangan. Dari hasil fs tadi kami mencoba bersama BDC Pangandaran ini lalu melakukan sering,diskusi awal,cocing clinic,pelatihan, pengembangan produk dan inovasi dengan tahap pengembangan. BDC Pangandaran kedepan juga menerapkan strategi overall cost leadership dalam melakukan pengembangan produk Unggulan Kab Pangandaran dengan pengembangan produk BDC Pangandaran,
Pangandaran Tempati Urutan 18 Desa Terbanyak di Jawa Barat
Pangandaran Tempati Urutan 18 Desa Terbanyak di Jawa Barat
Minggu, 02 April 2017 11:30 WIB
Di Kabupaten Pangandaran ini, Kecamatan Langkaplancar dengan jumlah sebanyak 15 desa merupakan Kecamatan Dengan Jumlah Desa Terbanyak di Kabupaten Pangandaran, sedangkan Kecamatan Mangunjaya dengan jumlah sebanyak 5 desa merupakan Kecamatan Dengan Jumlah Desa Paling Sedikit di Kabupaten Pangandaran